Perjuangan Untuk Menjadi Yang Terbaik Dalam Jalan Islam

Pada tanggal  Januari 2023, narasumber kita Ali Audah  telah memaparkan materinya dengan judul Perjuangan Untuk Menjadi Yang Terbaik Dalam Jalan Islam. Mungkin banyak dari kita bertanya-tanya, siapa sih tokoh yang dimaksud oleh bang Ali ini? kenapa diberi judul itu? Nah, untuk menjawab pertanyaan kita semua bagaimana kalau kita langsung saja baca artikel di bawah ini.

Cassius Marcellus Clay, Jr. lahir di Louisville, Kentucky Amerika Serikat pada tanggal 17 Januari 1942, ia adalah mantan petinju professional asal Amerika Serikat yang dikenal secara luas sebagai salah satu tokoh olahraga yang paling penting dan terkenal dari abad-20. Dari awal kariernya, Ali dikenal sebagai sosok inspiratif, kontroversial dan pengaruh baik di dalam maupun diluar ring.

Clay kecil memulai karirnya sebagai petinju amatir pada usia 12 tahun, clay berlatih tinju dengan pelatihnya “Joe martin” adalah seorang polisi di tempat clay tinggal. Clay terinspirasi menjadi seorang petinju setelah melihat pertandingan tinju amatir di televisi. Sejak itu clay banyak belajar untuk membentuk gaya bertinju, stamnua dan sistem. Tahun 1954 debut clay dimulai dengan petinju local dengan memperoleh kemenangan yang tipis.

Pada usia 22 tahun, ia telah merebut gelar juara dunia tinju kelas berat dari Sonny Liston dalam pertarungan pada tahun 1964. Tahun 1956 Clay memenangkan pertandingan kelas ringan. Tahun 1960 menjadi petinju professional.

Sepanjang karirnya, clay meraih 56 kemenangan, lima kali kekalahan, dan 37 knockout. Tidak lama setelah itu, Clay memeluk agama Islam dan mengubah nama “budak”-nya menjadi Muhammad Ali dan memberikan pesan kebanggaan ras untuk Afrika Amerika serta perlawanan terhadap dominasi putih selama Gerakan Hak-Hak sipil Afrika – Amerika tahun 1960-an.

Ali adalah petinju yang memenangkan kejuaraan kelas berat dalam tiga pertandingan berbeda. Ia juga berhasil mempertahankan 19 gelar.

Pada tahun yang sama di Amerika muncul gerakan kulit hitam yang bernama “Nation of Islam”. Yang tergabung dalam gerakan ini adalah oran kulit hitam. Clay bergabung dengan gerakan tersebut pada tahun 1964 sehingga menjadi orang mualaf.

Tanggal 27 februari 1964, Clay secara resmi mengumumkan ke public bahwa ia telah menjadi mualaf. Bagi dirinya islam adalah agama yang adil, Islam adalah agama yang penuh dengan perdamaian. Tepat tanggal 6 maret 1964 clay mengubah nama nya menjadi “Muhammad Ali”.

Pada tahun 1966, dua tahun setelah memenangkan gelar kelas berat, Ali menolak ikut wajib militer untuk Pasukan Militer Amerika Serikat. Serta menentang keterlibatan Amerika dalam perang Vietnam. Ali kemudian diskors dan gelar juaranya dicabut oleh Komisi Tinju.

Tanggal 26 oktober 1970, Muhammad Ali kembali menjadi petinju dan inigin merebut kembali gelar juara dunia. Tanggal 30 oktober 1974 gelar juara dunia kembali di tangan Muhammad Ali.

Sang boxer legendaris resmi pensiun tanggal 11 desember 1981. Muhammad Ali menjadi legenda boxing sampai saat ini. Gaya mainnya pada saat bertanding menjadi ciri khas tersendiri. Banyak capaian yang sudah ditorehnya. Selain seorang petinju Muhammad Ali adalah seorang yang selalu memperjuangkan hak-hak ras nya pada masa itu.

Sang legenda tinju itu pensiun dari ring yang berusia 39 tahun. Sang petinju kemudian didiagnosis menderita Parkinson’s pada 1984. Sejak saat itu, ia focus pada kegiatan amal. Aktivitasnya membuat Ali diganjar Presidential Medal of Freedom pada 2005. Medali kehormatan itu dikalungkan oleh Presiden AS George W Bush.

Pada 3 juni 2016, Muhammad Ali berpulang. Profesi pemakaman itu bahkan sudah direncakan Ali sendiri Bersama orang terdekatnya. Sejak tujuh tahun sebelumnya. Jenazahnya dishalatkan di Freedom Hall di Kentucky Exposition Center pada 9 juni 2016. Pengusung jenazahnya antara lain Mike Tyson, Larry Holmes, George Foreman dan Will Smith. Prosesi pemakaman Ali ditonton sekitar 1 miliar orang di seluruh dunia.

“MUHAMMAD ALI ADALAH SOSOK JUARA KEADILAN, KEDAMAIAN DAN PERSATUAN”

– CORRETA SCOT KING –